Back to Search View Original Cite This Article

Abstract

<jats:p>Adanya  fluktuasi permintaan menjadi tantangan utama dalam proses peramalan, terutama untuk bahan baku BA 1 di PT Petrokimia Kayaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekaligus membandingkan dua metode peramalan, yaitu Moving Average (MA) dan Single Exponential Smoothing (SES), guna memperoleh metode dengan tingkat akurasi terbaik dalam mendukung efisiensi permintaan bahan baku. Data historis digunakan sebagai dasar analisis, sementara tingkat ketepatan metode diukur menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian yang didapat memperlihatkan bahwa metode Moving Average 3 Bulan memberikan performa paling baik dengan nilai MAPE sebesar 36,99%, MAD 6105,56, dan MSE 53339675,93, yang lebih rendah dibandingkan dengan metode Single Exponential Smoothing dengan MAPE 38,94%, MAD 6405,23, dan MSE 67317775,72. Hal ini menunjukkan bahwa Moving Average lebih sesuai digunakan untuk memprediksi kebutuhan bahan baku BA 1 di PT Petrokimia Kayaku. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi manajemen persediaan perusahaan, karena penggunaan metode yang lebih akurat dapat mengurangi risiko terjadinya kelebihan maupun kekurangan stok, sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok agar lebih responsif terhadap perubahan permintaan.</jats:p>

Show More

Keywords

metode dengan lebih permintaan untuk

Related Articles

PORE

About

Connect